Kata Membuat Sesat


Sesat adalah kata. Dan kata-kata yang kita ucapkan sehari-hari sering membuat kita tersesat dalam dunia yang tidak seharusnya kita berada. Kita, adalah sekumpulan makhluk bernama manusia yang diciptakan Tuhan untuk saling hidup berdampingan; dalam keadaan apapun! Untuk apa harus sesat ketika kita ada dalam dunia seindah sekarang? Dunia yang memberikan kita banyak hal dan cukup alat untuk berbuat hal-hal yang benar-benar bisa diterima banyak orang?

Sesat adalah akibat dari perkataan. Dan perkataan yang salah terhadap sesuatu hal yang sakral akan membawa kita pada jurang kehancuran. Kita akan dikucilkan teman, masyarakat sekitar, dan bahkan keluarga kita sendiri. Untuk apa harus sesat jika kita ingin selalu bersama orang-orang yang kita cintai di dunia ini?

Sesat karena kata-kata yang tak pantas kita keluarkan akan membawa kita pada perilaku menyimpang. Kita harus selalu mampu menempatkan diri dalam kehidupan bermasyarakat. Menyesuaikan diri dengan keadaan dengan berpijak pada ajaran keyakinan masing-masing. Tak perlu mengeluarkan banyak kata jika kita belum mampu berikan alasan yang kuat karena alasan kebenaran. Bukankah pendapat yang mengatakan bahwa mulutmu adalah harimaumu itu sudah sering kita dengar?

Sesat memang hanya kata. Tetapi, bila kita tak pernah berpikir lebih dulu sebelum mengeluarkan kata-kata, niscaya kita akan ada dalam lembah kesesatan yang nyata.

Dan kepada kita sesama manusia yang mendengarkan kata-kata yang mungkin bertentangan dengan pengetahuan kita selama ini, sebaiknya ditanyakan kembali kepada yang bersangkutan. Tak baik menganggap teman kita telah sesat, pada hal kita yang belum memiliki pengetahuan yang baik tentang apa yang dibicarakan bersama. Menuduh orang lain ada dalam kesesatan karena piciknya pengetahuan kita tentang sesuatu juga merupakan perilaku yang sesat, bukan?!?

Sekarang, masing-masing kita harus membersihkan hati dari berbagai noda hitam yang diakibatkan syeitan. Godaan syeitan sangat kuat pada orang-orang yang awalnya sangat baik hati. Mengapa? Karena syeitan tercipta untuk menggoda orang-orang yang baik hati. Dalam keadaan apapun syeitan selalu ada untuk hancurkan kita semua. So? hati-hati menjaga hati dan berpikirlah sebelum mengeluarkan kata-kata agar kita semua jauh dari kesesatan yang nyata.

Iklan
By Arbi Sabi Syah Posted in Filsafat Dengan kaitkata

2 comments on “Kata Membuat Sesat

  1. Penulis hanya ingin ingatkan para pihak yang meloncat gembira karena putusan MA terhadap kelanjutan proyek Ladia Galaska. Bahwasanya, pembangunan ruas jalan tersebut pasti menyebabkan banyak kayu-kayu ditebang. Dan dengan alasan kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakata Aceh, para cukong kayu dan oknum-oknum terkait punya permainan baru selama proyek itu dijalankan. Kemana terapan banyak aturan yang sudah dibuat oleh Pemerintah pusat dalam Undang Nomor 11/2006 tentang Pemerintahan Aceh pada Pasal 150, dan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2006 tentang Penataan Ruang yang diturunkan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2007 tentang RTRWN yang mengatur kegiatan dalam KSN berstatus lindung itu? Tidakkah diterapkan sama sekali? Ini yang harus diperhatikan oleh Pemerintah Aceh lewat instansi terkait mereka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s