[Renungan Menjelang Ramadhan] Semoga Engkau Bahagia di Tempatmu, Ayahku


 

1342641460872220887

#Kopassus, ya pasukan khusus Negara ini menghilangkan Ayah saya pd tgl 14 Mei 1991.Semoga Ayah saya tenang disisiNya bila tlh dibunuh mrk. Dan Keluarga pasukan khusus itu kami doakan hidup tenang dan sejahtera. Kami tidak dendam,kami maafkan kalian.

Bila bulan suci tiba,sama seprti waktu msh duduk di bangku SMP.Selalu tlintas prtanyaan ketika teman2 ke keburan.>Dimana kuburan Ayah kami?

Teman2 brsihkan kuburan Ayah/Ibu mrk.Dan tangisan sambil Yasinan bgt mengharaukan. Dan saya? Apa yg bisa saya lakukan? Saya juga brdoa.

#Doa‬ saya>>Tuhanku,Jika Ayah saya msh ada,berikan keselamatan dan kesehatan baginya.

#Doa‬ saya, bila Ayah saya telah tiada,berilah tempat terindah disisiMu Tuhanku. Itu yg saya selalu lakukan menjelang bulan Puasa tiba.

Sedih tanpa Ayah sejak kecil,tak tahu dimna jasad beliau,sdh 21thn lebih.Saya hadapi dgn yakin bhw Tuhan lindungi beliau dlm keadaan apapun!

Ayah kami yg diculik oleh pasukan khusus Negera ini thn 1991,ktika Daerah Operasi Militer (DOM) dibrlakukan di ‪#Aceh‬,tak membuat saya dendam.

Utk apa saya dendam? Ibu saya ajarkan>–jgn prnah dendam bila km inginkan Ayahmu ada di Syurga. Tak baik menyimpan dendam,km hrs tegar!

Saya sdh terbiasa lalui kesedihan dlm hidup.Hidup bersama ibu saya dan 2 adik trcinta sejak 21 thn yg lalu..tanpa Ayah yg diculik ‪#kopassus‬.

Saya rindu sekali ingin lihat wajah Ayah saya,ingin saya dengar kata2 bijaknaya.Namun,Ayah saya tak prnah dikembalikan mrk (baca;Kopassus)

Air mata? Kami selalu menangis bila rindu pd Ayah kami.Tangisan itu adalah doa yg akan sampai pd Ayah kami.Tak ada dendam dan sakit hati.

Dan justru Ibu saya ajarkan kpd kami dari dulu>–Doakan juga keluarga ‪#kopassus‬ yg hilangkan Ayah kalian itu,diberikan rahmat oleh Tuhan!

I love My Mom.Beliau hidupi kami sndirian,tanpa keluhan! Ibu saya tak prnah ajarkan utk dendam pd ‪#kopassus‬ yg culik ayah kami.‪#iloveuMom

Bagaimana perasaan saya ktika ditanya ama rekan2 sekelas (SMP/SMA), “Ayahmu kerja dimana?” Ibu saya ajarkan saya jawaban>–Beliau sdh tiada!

Teman2 selalu ingin lihat kuburan Ayah saya. Mrk tak percaya pd apa yg saya katakan,Sampai akhirnya mrk tahu,Ayah saya diculik ‪#kopassus

Dan seketika sejak hari itu,saya dikucilkan. Mrk takut punya teman yg Ayahnya seorg donatur trbesar dlm sejarah ‪#Aceh‬ Merdeka!

Saya dan 2 adik saya lalui semua hinaan dan makian dgn senyuman,tak prnah kami ceritakan ama Ibu kami..beliau psti menangis bila tahu itu.

Sumber: @ArbiSyach

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s