Wanita Penulis Cinta


13112571601680721769Jika Tulisan indahmu tentang Cinta itu kubaca pada malam yang sunyi diiringi alunan lagu sendu, sungguh kurasakan kenyamanan menjalari sekejur ragaku. Kata-katamu mengusap lembut hati dan jiwaku. Kau mampu hadirkan satu tulisan yang sanggup mengelus, mengecup, dan membuat semua nadiku berontak ingin terus membaca dan tak ingin melewatkan satu kata pun.

Hai wanita Penulis Cinta. Tak cukup kata kuuntaikan untuk semua yang kau ungkapkan dalam tulisan cintamu itu. Aku bisa temukan dirimu seutuhnya disana. Dalam tulisan Cinta yang kau hadirkan itu seakan kau beritahu pada semua orang bahwa dirimu tak seperti yang mereka katakan selama ini. Dirimu tahu persis betapa besar Cinta yang kau punya untuk kau persembahkan pada semua orang yang sedang ingin membina hubungannya dengan orang-orang yang mereka cintai. Lukisan Cintamu merasuki semua jiwa yang sedang kehausan akan Cinta. Semua orang akan tahu itu. Pasti!!! Mereka bisa rasakan ketulusan Cintamu bila mereka mampu mengerti bahwa Cinta yang kau usung dalam tulisanmu berlandaskan ketulusan tanpa maksud menggurui, menyindir, dan merendahkan siapapun. Dirimu selalu tahu cara membuat semua orang paham benar apa itu Cinta.

Hai wanita Penulis Cinta yang selalu memberiku dorongan untuk bisa bertahan hidup hingga saat ini. Karena, dirimu tahu persis bagaimana sakit yang kualami, dan hanya Tuhan yang bisa memastikan sampai kapan aku harus tinggalkan dirimu dan semua teman-teman kita di rumah sehat ini.

Wanita penuh cinta yang paling kubanggakan, jika orang tanyakan padaku siapa penulis yang paling kau sukai disini, maka tanpa ragu selalu kujawab dirimu, dirimu, dan hanyalah kamu yang mampu ungkapkan banyak cinta untuk semua setiap saat.

Kau mampu lukiskan cinta dengan sempurna karena kau menuliskannya dengan tinta istimewa dari hatimu yang bernama ketulusan. Kau tak pernah ingin dipuja-puji oleh siapapun. Dan kau selalu mau menerima makian-makian berbungkus kedengkian dari orang-orang yang merasa tersaingi olehmu. Kau tak pernah mengeluhkan perlakuan orang-orang yang tak pernah mau menerima kehadiranmu.

Wanita penulis cinta, terimakasih untuk semua yang pernah kau ajarkan padaku. Kuingat selalu setiap kata dalam bait tulisan indahmu tentang cinta. Terimakasih telah doakan diriku mampu bertahan hingga detik ini. Meski diriku tahu bahwa kapan pun aku bisa mati.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s