Suatu Malam di Sudut Utara Kutaraja


Suatu malam di utara Kutaradja…. Aku datang padamu bersama sekuntum mawar putih tanpa duri dan hatimu luluh karenanya. Aku dan dirimu tergoda hasrat yang sama walau masih dalam bingkai yang berbeda.

Suatu malam di utara Kutaradja…. Aku datang padamu dengan sebuah cinta seluas sahara dan kuyakinkan dirimu bahwa hamparan cintaku telah berkarang. Aku dan dirimu tergoda memanjat tingginya tebing cinta itu.

Suatu malam di Utara Kutaradja……Aku tawarkan padamu sebuah istana megah bertahtakan cinta dan kita berdua berjalan diatas karpet merah jingga. Jiwaku dan jiwamu seketika berdampingan diiringi syahdunya alunan indah sang Diva.

Suatu malam di utara Kutaradja…..Aku tak pernah bisa lupa pada senyuman manismu dengan bauran tatapan penuh pesona. Aku dan dirimu akan menghiasi istana cinta itu dengan kesucian, ketulusan, dan berujung pada keabadian rasa!

Dan kuingin setiap malam di utara kutaradja…..Aku dapat melihat setiap jengkal indahmu dan kusentuh semauku sampai subuh menjelang. Aku dan dirimu menantikan malam itu datang dengan balutan selimut putih berlebelkan HALAL!

Banda Aceh, 23 Januari 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s