Pengakuan Seorang Gigolo


Aku gigolo. Tolong sebut nama kalian siapa! Jangan takut. Untuk apa kalian takut memperkenalkan diri padaku saat kini aku sebut diriku seorang gigolo? Kalian memang lucu. Sok alim. Pada hal aku tahu kalian sering keluar masuk restoran tempat tante-tante girang itu mencari gigolo sepertiku. Tak apa-apa kalau memang kalian tak mau mengakui itu. Aku mahfum benar bagaimana budaya ketimuran. Orang-orang seperti kalian akan takut disebut tidak sopan jika terang-terangan menyebut siapa kalian yang sebenarnya. Kalian takut itu, bukan?

Sekarang, duduklah dengan tenang. Aku akan cerita sedikit pada kalian tentang kisahku menjadi gigolo. Sebelumnya, hisaplah rokok ini dan pesanlah minuman apapun yang kalian suka. Khusus untukku, aku ingin nikmati tequila karena aku terkesan dengan seorang wanita yang setiap tidur denganku selalu saja ingin dilumuri minuman itu disekujur tubuhnya.

Kalian harus tahu bahwa menjadi gigolo itu terpaksa kulakukan. Kuliahku yang butuh banyak uang dan menghidupi keluargaku yang tak tahu harus makan apa setiap harinya adalah pilihan yang begitu berat. Jiwa dan ragaku begitu lelah hingga tak jarang aku menangis. Seperti teman-teman wanitaku yang ikut masuk dalam kelompok pekerja seks komersial; menjadi pelacur. Semua kami lakoni karena terpaksa.

Banyak kota besar dan tempat wisata terkenal bisa kurasakan nikmatnya sejak menjadi seorang gigolo. Bali yang dulu hanya kudengar namanya terasa seperti sangat dekat. Bagaimana tidak dekat, setiap sebulan sekali aku pasti diajak para wanita itu kesana.

Mereka tak pelit sama sekali. Dan aku masih ingat bagaimana mereka membelikanku pakaian bagus dan mewah. Mendandaniku sesuka mereka. Namun, aku harus selalu siap sedia melayani nafsu mereka sampai mereka berkeringat, terus berkeringat, sampai aku dan mereka tak bisa berkeringat lagi.

Aku memang gigolo. Kuakui dengan jujur.

***Kisah curhat seorang sahabat. Sekarang dia telah menjadi orang terhormat di Negeri ini. Muda dan kaya!

Ilustrasi Om Google Nih

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s